Mengenal Posluhdes dan Fungsinya dalam Pembangunan Sektor Pertanian

0
121

Koranpurworejo.id – Desa adalah suatu wilayah yang kegiatan utama warganya bertumpu pada sektor pertanian. Di Kabupaten Purworejo yang meliputi 16 kecamatan, 494 desa, sektor pertanian beserta kehutanan dan perikanan total berkontribusi sebesar 25,99 % bagi pendapatan daerah dari 17 sektor lapangan usaha yang ada (Data BPS Purworejo 2017). Tentu ini modal berharga yang perlu terus-menerus dikembangkan. Nah untuk menggenjot sektor pertanian, pemerintah melakukan berbagai upaya. Salah satunya melalui pembentukan Pos Penyuluh Desa (Posluhdes) di setiap desa.

Dasar hukum pembentukan Posluhdes, yakni UU nomor 16 tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan. UU tersebut menyatakan bahwa penyuluhan sebagai bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan memajukan kesejahteraan umum merupakan hak asasi warga negara Republik Indonesia. Bab V pasal 8 Ayat 5 UU ini menjelaskan jika kelembagaan penyuluhan pada tingkat desa/kelurahan berbentuk pos penyuluhan desa/kelurahan yang bersifat nonstruktural. Selanjutnya pada bab V pasal 16 Ayat 1 disebutkan pos penyuluhan desa/kelurahan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat (5) merupakan unit kerja nonstruktural yang dibentuk dan dikelola secara partisipatif oleh pelaku utama. Dengan kata lain Posluhdes merupakan Badan Penyuluh Pertanian (BPP) terkecil dengan pengelola para petani di desa atau kelurahan setempat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here