Deklarasi Damai Pilwali Mojokerto, Empat Paslon Saling Adu Pantun

0
87
Sumber foto: Merdeka.com

KORANMOJOKERTO.COM: Aksi saling adu pantun masing masing pasangan calon walikota p wakil walikota, mewarnai deklarasi kampanye damai yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mojokerto, Minggu (18/2). Pantun jawa (parikan) yang dilantunkan masing masing paslon, membuat tertawa para tamu undangan dan para pendukung mereka.

Adu pantun jawa merupakan salah satu agenda dalan kegiaran deklarasi kampanye damai Pilwali Mojokerto 2018, yang digelar di halaman eks Kantor Pajak Mojokerto, Jalan Pahlawan Kota Mojokerto. Karena tidak terbiasa,pantun yang dibawakan masing masing paslon terasa kaku dan lucu, sehingga mengundang tawa para undangan.

“Ini memang kita masukan dalam agenda kegiatan. pantun jawa yang dilakukan masing masing paslon dan itu mereka kreatif,” kata Syaiful Amin, Ketua KPU Kota Mojokerto, Minggu (18/1)

Masing masing paslon mengaku tidak terbiasa menulis dan membawakan pantun. Bahkan ada salah satu paslon yang harus mengarang pantun tersebut sampai semalaman.

“Ini saya mengarang parikan (pantun jawa) ini sampai semalaman,” kata salah satu paslon walikota.

Usai melantunkan pantun, masing masing paslon menandatangani baliho deklarasi kampanye damai. Selain ditandatangani empat pasangan calon dan perwakilan tim sukses masing masing, juga ditandatangani forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda).

“Alhamdulillah suasana kondusif dan baik. Harapan kami suasana kondusif ini sampai masa kampanye saat pengerahan masa maupun rapat rapat tertutup sampai selesai pilwali nanti. Tidak ada gesekan gesekan dari pendukung masing masing masing paslon,” ujar Syaiful Amin.

Deklarasi kampanye damai ditutup dengan pelepasan burung merpati dan pelepasan balon ke udara oleh masing masing paslon dan forkopimda. Ini sebagai simbul kebersamaan untuk menjaga kondusifitas selama Pilwali Mojokerto 2018.

Sementara masa kampanye paslon walikota wakil walikota Mojokerto digelar mulai tanggal 15 Februari hingga 23 Maret mendatang.

“Ini sebagai simbol kebersamaan untuk menjaga kondusifitas selama Pilwali Mojokerto 2018,” ucap Amin. [fik]

Sumber: Merdeka.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here